Keliling Indonesia, Wijiyanto Sosialisasikan Penyebaran dan Pencegahan HIV AIDS

BATULICIN – Jalan kaki keliling Indonesia di pilih Wijianto (33 Tahun) untuk mensosialisasikan HIV AIDS kepada masyarakat.

“Sudah sebanyak 73 Kabupaten/Kota yang saya datangi dengan berjalan kaki dan melakukan sosialisasi informasi HIV AIDS kepada masyarakat,” kata Wijiyanto, Senin (23/1/2017) di Batulicin.

Menurut Wijiyanto, banyak masyarakat yang minim informasi HIV AIDS sehingga terjadi diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Dikatakannya, aksi berjalan kaki keliling Indonesia dilakukan untuk menyampaikan pesan bahwa ODHA jangan di perlakukan diskriminatif. Sebab ODHA masih bisa berkarya dan beraktifitas.
“Melalui jalan kaki keliling Indonesia ini saya ingin membuktikan bahwa ODHA masih bisa berkarya dan beraktifitas,” kata Wijiyanto.

Disisi lain, ujar Wijiyanto, aksinya berjalan kaki keliling Indonesia bertujuan untuk mensosialisasikan penularan dan pencegahan HIV AIDS.

Sementara itu, Konselor KPAK Tanbu, Suwarni mengatakan KPAK Tanbu terus mensosialisasikan kemasyarakat dan memberikan informasi tentang HIV AIDS terkait bagaimana penularannya dan pencegahannya.

“Jika masyarakat mengetahui informasi HIV AIDS maka tidak akan melakukan hal berisiko HIV AIDS,” katanya.
Wijiyanto tiba di Kabupaten Tanah Bumbu (Kab. Tanbu), Senin (23/1/2017) pagi, setelah sebelumnya mengunjungi Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru di Provinsi Kalimantan Selatan (Prov Kalsel) untuk mengkampanyekan penyebaran dan pencegahan HIV AIDS.

Kab. Tanbu merupakan Kabupaten/Kota ke 73 dan Provinsi yang ke 19 dikunjungi Wijiyanto dengan berjalan kaki. Selanjutnya Wijiyanto akan meneruskan perjalanannya ke Kalimantan Tengah, Sumatera, dan kembali ke Jakarta pada akhir tahun 2017. (rel/Diskominfo)

Shared This!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *