Dinas Sosial Fasilitasi Orang Terlantar Dengan Gangguan Jiwa

Pemulangan Orang Terlantar Eks Penderita Gangguan Jiwa

KABAR DINSOS (01/03) – Gangguan kesehatan mental yang dialami banyak orang biasanya diakibatkan karena akumulasi berbagai persoalan dalam hidupnya dimana kondisi tersebut apabila tidak segera ditangani dengan benar akan berkembang menjadi lebih kompleks. Gangguan mental bisa terdiri dari beberapa jenis diantaranya kecaduan obat sampai gangguan kepribadian.

Pada bulan Desember  tahun 2017 lalu, Dinas Sosial Tanah Bumbu mendapatkan laporan dari TKSK Satui terkait adanya orang  terlantar yang diduga menderita gangguan jiwa. Laki-laki yang diketahui bernama EP tersebut ditemukan tengah mengamuk di daerah pasar Sudan Raya, Desa Sungai Danau, Kecamatan Satui. EP sempat diamankan oleh Polsek Satui, dan diduga mengamuk karena over dosis obat. EP kemudian dirujuk di puskesmas setempat dan didiagnosa mengalami gangguan jiwa. Berdasarkan hasil diagnosa itulah EP kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Andi Abdurahman Noor bagian poli jiwa untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Poli jiwa yang menangani EP kemudian memberikan rujukan agar EP dapat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Banjarbaru untuk penanganan mendalam mengingat Kabupaten Tanah Bumbu sendiri belum mempunyai Rumah  Sakit Jiwa yang dapat digunakan sebagai rujukan.

Kesehatan jiwa yang merupakan fokus dari bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu kemudian berusaha untuk memfasilitasi orang dengan gangguan jiwa agar mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya. Pada tanggal 12 Januari 2018, setelah melengkapi berkas dan persyaratan yang dibutuhkan, staf bagian rehabilitasi sosial mengantarkan EP ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum untuk mendapatkan perawatan. Sesuai dengan ketentuan dari RSJ Sambang Lihum perawatan tersebut memakan waktu sekitar 25 hari.

TKSK Kota Tegal melakukan kunjungan rumah untuk memastikan EP benar-benar kembali pada keluarganya

Pada tanggal 9 Pebruari 2018, EP dinyatakan telah tenang dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan serta diperbolehkan untuk kembali. Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu kemudian melakukan penjemputan terhadap EP setelah terlebih dahulu menelusuri keberadaan keluarganya dengan berkoordinasi dengan TKSK Kota Tegal Propinsi Jawa tengah. EP selanjutnya dikembalikan kepada keluarganya di  Jawa Tengah melewati Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin pada tanggal 10 Januari 2018. Dengan berkumpulnya kembali EP dengan keluarga diharapkan dapat menjadi support sistem yang dapat membantu menjaga kestabilan emosi EP sehingga keberfungsian sosialnya dapat berfungsi kembali dengan normal. (Rz)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *