PEKERJA SOSIAL DAMPINGI SIDANG ABH KASUS PELECEHAN SEKSUAL

KABAR DINSOS (31/10) –  Dalam Undang-Undang Sitem Peradilan Pidana Anak (SPPA) pasal 68 disebutkan bahwa salah satu peran Pekerja Sosial dalam menangani kasus anak berhadapan dengan hukum adalah dengan memberikan pendampingan dan advokasi sosial. Pendampingan seperti yang tertera dalam UU SPPA dilaksanakan oleh pekerja sosial dalam setiap tingkatan pemeriksaan, salah satunya adalah pemeriksaan anak saksi maupun anak korban di tingkat Pengadilan.

Sebagai implementasi dari kewajiban tersebut, Ahmad Murdhillah, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Perlindungan Anak dan Yuli Nor sebagai Pekerja Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu ikut mendampingi anak berhadapan hukum dalam sidang pemeriksaan anak saksi dan anak korban dalam kasus pelecehan seksual di Pengadilan Negeri Batulicin pada hari Rabu tanggal 31 Oktober tahun 2018.

Pendampingan terhadap anak bukan hanya dilakukan di dalam ruangan sidang namun juga saat prasidang. Pekerja sosial biasanya memberikan penguatan terhadap anak sebelum memasuki ruangan untuk memastikan agar anak siap mengikuti jalannya persidangan. Penguatan diberikan sebab terkadang anak merasa bahwa persidangan adalah hal yang menakutkan dan berbelit-belit. Oleh karena itulah pekerja sosial dituntut untuk bisa mengubah mindset anak berhadapan hukum agar tidak merasa takut sehingga mampu menjawab dan menjelaskan setiap pertanyaan di dalam sidang dengan lancar.

Sakti Peksos Perlindungan Anak dan Pekerja Sosial mendampingi anak sebelum persidangan

Adapun proses penguatan tersebut bisa dilakukan dengan cara mengajak anak berbincang-bincang mulai dari hal yang ringan sampai ke hal-hal yang mungkin terjadi di dalam ruangan tentunya dengan bahasa yang rileks dan tidak kaku sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh anak. “Mengajak anak ngobrol sampai curhat-curhatan juga salah satu upaya agar anak tidak merasa tegang sebelum memulai persidangan”, ungkap Yuli Nor ketika dikonfirmasi oleh Kabar Dinsos. (Rz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *