PENDAMPINGAN DIVERSI ANAK BERHADAPAN HUKUM KASUS PENCURIAN

KABAR DINSOS (12/10) Р Pada tanggal 11 Oktober 2018, Dinas Sosial mendapatkan undangan permintaan pendampingan diversi bagi anak berhadapan hukum kasus tindak pidana pencurian yang akan diselenggarakan di Polres Tanah Bumbu. Diversi berhasil dilaksanakan dengan dihadiri oleh Sakti Peksos perlindungan anak sebagai perpanjangan tangan Dinas Sosial, P2TP2A, keluarga  korban, KBO Reskrim, serta Kanit PPA Kepolisian Resor Tanah Bumbu. Adapun hasil dari diversi tersebut adalah kesepakatan untuk pengembalian barang yang dicuri oleh ABH kepada pemiliknya kembali.

Pada dasarnya diversi dilaksanakan memang untuk kepentingan terbaik bagi anak namun tetap dengan mempertimbangkan hak-hak korban. Hal ini dikarenakan rata-rata kasus-kasus yang dilakukan anak tidak semuanya dipengaruhi oleh pribadi anak. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tindakan seorang anak, mengingat pada usia-usia tersebut menurut teori perkembangan adalah usia yang rentan dimana anak masih dalam proses belajar, adaptasi, dan labil. Anak sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan dan kelompok apalagi apabila ditambah dengan rendahnya pengawasan dan perhatian orang tua.

Oleh karena itulah diversi digunakan sebagai salah satu alternative untuk mengatasi permasalahan anak berhadapan dengan hukum dengan pertimbangan bahwa proses yang melibatkan anak dengan kepolisian sendiripun sudah dapat menimbulkan efek jera dan shock terapi bagi anak dan keluarga. Belum lagi pertimbangan-pertimbangan masalah pendidikan anak apabila anak masih berada di tingkat sekolah. Anak akan kehilangan waktu untuk melanjutkan pendidikan hanya karena kesalahan yang ia lakukan sekali sehingga mengakibatkan mereka mendekam dalam Lapas Anak. Dengan demikian diversi sangat dibutuhkan untuk melindungi hak anak namun tanpa harus merugikan korban. (Rz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *